Beranda > XML dan JSON > Apa itu JSON?

Apa itu JSON?

[ You can find English version of this article here. ]

Apa sich JSON? Sepertinya sering mendengar, tapi artinya dan cara penggunaannya masih kurang jelas. Yuks, mari kita belajar bersama tentang makhluk yang satu ini: JSON.

JSON merupakan singkatan dari JavaScript Object Notation, merupakan format untuk pertukaran data seperti halnya XML. JSON sangat mudah dimengerti oleh manusia, karena formatnya yang sederhana. Bahkan tidak hanya manusia, oleh mesin pun JSON sangat mudah untuk dibaca.

Untuk saat ini, sudah banyak bahasa pemrograman yang sudah mendukung penuh kehadiran teman baru kita ini. Tetapi apakah kita mau berkenalan lebih dekat lagi dengannya? Itu terserah teman-teman semua.

JSON telah dispesifikasikan di RFC 4627 oleh Douglas Crockford. Tipe media internet resmi untuk JSON adalah application/json. Sedangkan ekstensi file untuk JSON adalah .json.

Sebuah object dideklarasikan dengan:

var obj = {};

Berikut contoh object JSON:

var obj = { "firstName" : "Lilik",
            "lastName"  : "Haryanto",
            "location"   : "Jakarta" };
document.writeln(obj.firstName); // Output Lilik
document.writeln(obj.lastName); // Output Haryanto
document.writeln(obj.location); // Output Jakarta

Jika object mengandung object lagi di dalamnya, tambahkan titik dan nama properti di belakangnya:

var obj = { 'color' : 'red',
            'animal' : { 'cat' : 'catty' }
          };
document.writeln(obj.animal.cat); // Output catty

Berikut perbandingan XML dan JSON:

<person>
  <firstname>Lilik</firstname>
  <lastname>Haryanto</lastname>
</person>
({
  "firstname" : "Lilik",
  "lastname" : "Haryanto"
});

Dibandingkan dengan XML, parsing JSON membutuhkan waktu lebih cepat. Dengan berkembangnya teknologi AJAX, seakan-akan juga mendorong berkembangnya JSON. Hal ini terbukti dari begitu banyaknya format data JSON digunakan terutama pada teknologi AJAX ini.

Di beberapa bahasa pemrograman telah mendukung format data JSON, seperti di PHP > 5.1.x, fungsi json_encode() dan json_decode(). Selain itu, di Java juga sudah tersedia library untuk pengaksesan JSON, sebagai contoh Json-lib.

Jadi tunggu apa lagi, sudah saatnya merubah semua format data yang tadinya menggunakan XML ke dalam format JSON.

Categories: XML dan JSON
  1. bolot
    25 November 2008 pukul 2:38 pm | #1

    sudah jelas, singkat, dan padat.

    saya 1 x baca langsung paham

  2. 7 Juni 2009 pukul 3:39 pm | #2

    Hidup JSON.. ok son.. hehe

  3. 30 Agustus 2009 pukul 8:17 am | #3

    thanks bro

  4. alfonso rikcy
    2 September 2009 pukul 10:14 am | #4

    Tutor nya Menarik sekali. Membuat saya mendapatkan pencerahan mengenai json.Saya mau bertanya bagaimana cara nya nge looping json ? mohon bantuannya. kirim ke email saya

  1. Belum ada trackback.